Pencarian

Bobot Saham MAPI di Indeks FTSE Terpangkas ke 12,76% usai Tender Offer Pengendali Baru Serap 36,24% Saham

Rabu, 05 Agustus 2026 • 10:42:31 WIB
Bobot Saham MAPI di Indeks FTSE Terpangkas ke 12,76% usai Tender Offer Pengendali Baru Serap 36,24% Saham
Berikut adalah 3–5 caption foto berita yang sesuai dengan permintaan Anda:

JAWA TENGAH — Lembaga penyedia indeks global FTSE Russell resmi menyesuaikan komposisi saham emiten ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dalam sejumlah indeksnya. Dalam pengumuman resmi pada Selasa (4/8), MAPI tetap dipertahankan sebagai konstituen FTSE Global Small Cap Index, namun porsi investasinya dipangkas signifikan dari 45,24% menjadi 12,76%.

Penyesuaian ini merupakan konsekuensi dari aksi korporasi yang dilakukan Samudra Investment Pte Ltd (SIPL) dan Ocean Continuum Pte Ltd (OCPL) selaku pihak yang ditunjuk pengendali baru MAPI. "Menyusul pengumuman perusahaan mengenai penawaran tender tunai untuk Mitra Adiperkasa serta mengacu pada ketentuan perubahan free float perusahaan target dalam panduan aksi korporasi, FTSE Russell mengubah bobot indeks dan berikut tanggal efektifnya," tulis FTSE Russell dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (5/8).

Penurunan Free Float dan Dampaknya ke Indeks Lain

Meskipun jumlah saham beredar perseroan masih sekitar 16,6 miliar lembar, kepemilikan yang dianggap tersedia untuk diperdagangkan investor publik berkurang drastis pasca-tender offer. Akibatnya, bobot saham berkode MAPI tersebut dalam perhitungan indeks ikut terpangkas.

FTSE Russell juga menyesuaikan bobot MAPI pada enam indeks seri Russell RAFI, yang menggunakan fundamental perusahaan seperti penjualan, laba, arus kas, nilai buku, dan dividen sebagai dasar pembobotan. Indeks yang terdampak meliputi:

  • Russell RAFI Global Index
  • Russell RAFI Global Small Company Index
  • Russell RAFI Emerging Index
  • Russell RAFI Emerging Small Company Index
  • Russell RAFI Global ex US Index
  • Russell RAFI Global ex US Small Company Index

Seluruh perubahan pada indeks turunan tersebut juga berlaku efektif pada 7 Agustus 2026.

Transaksi Tender Offer Capai Rp 9,32 Triliun

Sebelumnya, MAPI mengumumkan pelaksanaan mandatory tender offer (MTO) yang menyerap 6,02 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp 9,32 triliun. Sebanyak 796 pemegang saham melepas 6.015.151.902 saham melalui mekanisme tersebut.

Secara terperinci, SIPL mengakuisisi 4,98 miliar saham atau 30% kepemilikan MAPI dengan harga Rp 1.550 per saham, senilai sekitar Rp 7,72 triliun. Sementara itu, OCPL membeli 1,04 miliar saham atau 6,24% saham MAPI dengan harga yang sama, mencapai sekitar Rp 1,60 triliun.

Struktur Kepemilikan Baru MAPI

Setelah transaksi rampung, Pacific Universal Investments tetap menguasai 51% saham MAPI secara langsung. Ditambah kepemilikan tidak langsung melalui SIPL sebesar 30% dan OCPL sebesar 6,24%, total kepemilikan PUIPL di MAPI meningkat menjadi 87,24%.

SIPL dan OCPL menegaskan keduanya hanya bertindak sebagai pihak yang ditunjuk Pacific Universal Investments untuk melaksanakan mandatory tender offer dan bukan merupakan pemegang saham pengendali MAPI. Dengan porsi free float yang kini semakin tipis, likuiditas perdagangan saham MAPI di pasar sekunder berpotensi mengalami penyesuaian ke depan.

Follow www.pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks