Pencarian

Polresta Solo Gagalkan Aksi Coret-coret 22 Remaja di Gerbang SMK Manahan, 18 Kaleng Pilox dan 14 Motor Diamankan

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 22:08:31 WIB
Polresta Solo Gagalkan Aksi Coret-coret 22 Remaja di Gerbang SMK Manahan, 18 Kaleng Pilox dan 14 Motor Diamankan
Personel Polresta Solo mengamankan 22 remaja di gerbang belakang SMK Manahan, Jumat (31/7/2026) tengah malam.

SOLO — Aksi corat-coret yang nyaris merusak fasilitas sekolah berhasil digagalkan personel gabungan Polresta Solo dan Polsek Laweyan. Sebanyak 22 remaja diamankan di lokasi, tepatnya di pintu gerbang belakang salah satu SMK di kawasan Manahan, Jumat (31/7/2026) tengah malam.

Para remaja yang mengaku sebagai alumni tersebut tidak sempat menyelesaikan aksinya. Laporan warga yang melihat gerombolan membawa cat semprot membuat petugas bergerak cepat ke lokasi.

18 Kaleng Pilox dan 14 Motor Disita Polisi

Dari tangan para pelaku, polisi menyita tiga boks berisi 18 kaleng cat semprot (pilox) yang diduga digunakan untuk mencoret fasilitas sekolah. Sebanyak 14 sepeda motor yang dipakai rombongan menuju lokasi juga ikut diamankan sebagai barang bukti.

Seluruh remaja selanjutnya dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penanganan perkara kini ditangani Satreskrim Polresta Surakarta sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Motif di Balik Aksi: Kejutan untuk Sekolah

Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan, aksi tersebut dilakukan untuk merayakan ulang tahun sekaligus memberikan kejutan kepada sekolah. Namun, kegiatan itu berlangsung tanpa sepengetahuan dan izin dari pihak sekolah maupun guru.

Kasihumas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani mengatakan, informasi pertama justru datang dari warga yang melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi.

"Begitu laporan masuk melalui Call Center 110, personel piket Samapta, Tim Sparta, piket fungsi, dan Polsek Laweyan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan," ujarnya.

Respons Cepat Polisi Dipuji Warga

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati aksi vandalisme sedang berlangsung. Tanpa menunggu lama, seluruh remaja yang berada di lokasi langsung diamankan untuk mencegah kerusakan yang lebih luas.

AKP Lingga menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang segera melapor. "Kami mengapresiasi masyarakat yang tidak ragu melapor. Kolaborasi seperti inilah yang sangat membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Surakarta," katanya.

Pelapor bernama Abi mengaku puas dengan kecepatan respons petugas. Menurutnya, polisi tiba di lokasi hanya dalam hitungan menit setelah laporan dikirimkan.

"Pelayanannya sangat cepat. Ini membuat masyarakat semakin yakin untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila melihat potensi gangguan kamtibmas," ujarnya.

Follow www.pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jateng.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks