Pencarian

FMIPA UNS Latih UMKM Herbal Solo Pakai Teknologi Ekstraksi Modern, Serahkan Alat Destilasi ke Ratu Botani

Jumat, 31 Juli 2026 • 19:03:01 WIB
FMIPA UNS Latih UMKM Herbal Solo Pakai Teknologi Ekstraksi Modern, Serahkan Alat Destilasi ke Ratu Botani
Tim FMIPA UNS menyerahkan alat destilasi modern kepada UMKM Ratu Botani Solo dalam program pengabdian masyarakat di Solo.

SOLO — UMKM herbal binaan perguruan tinggi di Solo mulai beralih dari metode konvensional ke proses ekstraksi modern yang lebih terkontrol. Tim Pengabdian kepada Masyarakat FMIPA UNS menggandeng Ratu Botani Solo dalam workshop bertajuk "Transformasi Produksi Herbal Terstandar dan Rintisan Sekolah Herbal Berbasis Teknologi Ekstraksi Modern".

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Dekanat dan Laboratorium Farmasi FMIPA UNS ini menghadirkan tim multidisiplin dari berbagai program studi, mulai dari Kimia, Biologi, Farmasi, hingga Ilmu Lingkungan.

Dari Rebusan Konvensional ke Mesin Terkontrol

Workshop difokuskan pada peningkatan kapasitas mitra melalui pelatihan laboratorium. Peserta mempelajari prinsip dasar ekstraksi seperti difusi, kelarutan, dan polaritas, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi hasil seperti ukuran partikel, suhu, waktu, dan rasio pelarut terhadap bahan.

Praktik langsung dilakukan dengan demonstrasi berbagai metode, mulai dari maserasi, refluks, Soxhlet, destilasi uap, hingga dekokta. Peserta juga diajak berlatih menghitung rendemen ekstrak dan membuat kapsul herbal berbahan daun kelor.

Peralatan Baru untuk Kapasitas Produksi Lebih Besar

Sebagai hilirisasi pengabdian, tim PKM menyerahkan peralatan ekstraksi dan destilasi modern kepada Ratu Botani Solo. Bantuan ini diharapkan meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk herbal UMKM setempat.

Ketua Tim PKM FMIPA UNS, Prof. Dr.rer.nat. Witri Wahyu Lestari, menegaskan program ini tidak hanya berhenti pada transfer teknologi. Pihaknya merintis Sekolah Herbal untuk membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan bagi pelaku usaha herbal dan rempah.

"Kami berharap teknologi yang diperkenalkan dapat diimplementasikan secara langsung oleh mitra sehingga menghasilkan produk herbal yang lebih berkualitas, aman, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar," ujarnya.

Menjawab Kebutuhan UMKM Naik Kelas

Ratu Botani Solo yang dipimpin Yeni Ermaningsih menilai pendampingan ini relevan dengan kebutuhan usaha mereka. Pelatihan ini membuka wawasan baru mengenai pengolahan herbal modern yang selama ini mungkin belum terjangkau oleh pelaku UMKM.

Dekan FMIPA UNS, Prof. Dr. Desi Suci Handayani, mendukung penuh kolaborasi ini sebagai wujud kontribusi fakultas dalam memperkuat inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Dukung Target SDGs Lewat Hilirisasi Kampus

Program kemitraan ini dirancang untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta SDG 17 tentang kemitraan.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata peran perguruan tinggi dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan industri kecil di masyarakat. Dengan peralatan baru dan metode terstandar, produk herbal UMKM Solo diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Follow www.pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglosemarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks