Pencarian

Kapal Freezer Rp7 Miliar Ludes Terbakar di Galangan Sarang Rembang, Diduga Berawal dari Puntung Rokok

Senin, 03 Agustus 2026 • 14:33:37 WIB
Kapal Freezer Rp7 Miliar Ludes Terbakar di Galangan Sarang Rembang, Diduga Berawal dari Puntung Rokok
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar kapal kayu jenis freezer di galangan kapal Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Minggu (2/8/2026) dini hari.

REMBANG — Sebuah kapal kayu jenis freezer yang tengah dibangun di galangan kapal Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, ludes dilalap api pada Minggu, 2 Agustus 2026 dini hari. Kerugian material akibat peristiwa itu ditaksir mencapai Rp7 miliar, sementara proses pemadaman baru tuntas setelah enam jam lebih.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang, M. Luthfi Hakim, mengungkapkan laporan kebakaran masuk ke posko pada pukul 01.45 WIB. Tim pemadam yang berangkat enam menit kemudian langsung mengerahkan armada dari Pos Induk dan Pos Damkar Sedan untuk menjinakkan si jago merah.

Api Menjalar di Ruang Tersembunyi, Pemadaman Butuh 6,5 Jam

Proses pemadaman baru dinyatakan selesai pada pukul 08.18 WIB. Petugas kesulitan mengendalikan api karena karakteristik kapal freezer yang berbeda dengan bangunan biasa.

"Petugas menerima laporan pada pukul 01.45 WIB dan langsung menuju lokasi pukul 01.51 WIB. Proses pemadaman baru dinyatakan selesai pukul 08.18 WIB karena api cukup sulit dikendalikan," kata Luthfi pada Senin, 3 Agustus 2026.

Lambung kapal yang terbuat dari kayu keras mampu menyerap panas, sehingga api merambat melalui rongga-rongga tersembunyi di balik dinding dan dek. Lapisan insulasi tebal seperti polyurethane foam dan polistirena pada ruang freezer justru memperparah situasi karena material tersebut mudah terbakar dan memerangkap panas.

"Api tidak hanya terlihat di permukaan, tapi juga menjalar di ruang-ruang tersembunyi sehingga membutuhkan proses pendinginan dan overhaul agar benar-benar padam," jelasnya.

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kapal Sudah 90 Persen Jadi

Hasil asesmen awal di lokasi kejadian menduga kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar galangan kapal. Kapal berukuran 19x8 meter tersebut diketahui sudah mencapai 90 persen proses pengerjaan.

Ketinggian kapal dan keterbatasan sumber air turut menjadi kendala di lapangan. "Ketinggian kapal serta keterbatasan sumber air untuk memasok kebutuhan pemadaman juga menjadi kendala di lapangan. Karena itu proses pemadaman memerlukan waktu cukup lama," tambah Luthfi.

Kerugian Rp7 Miliar, Tidak Ada Korban Jiwa

BPBD mengerahkan satu unit pemadam Pos Induk, satu unit pemadam Pos Sedan, dua unit mobil water supply Pos Induk, dan satu unit water supply BPBD dengan total 13 ritase air ditambah satu rit tangki berkapasitas 11 ribu liter.

Personel gabungan dari BPBD Bidang Damkar, Bidang DLRR, Polsek Sarang, Koramil Sarang, Redkar, serta masyarakat setempat turut diterjunkan dalam penanganan kebakaran ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian unit kapal kayu jenis freezer diperkirakan mencapai sekitar Rp7 miliar.

Follow www.pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lingkarjateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks