JAWA TENGAH — Dua TV OLED mid-range terpanas tahun ini, LG C6 dan Samsung S90H, akhirnya bisa dibandingkan secara head-to-head. Setelah melalui pengujian langsung, hasilnya cukup mengejutkan: keduanya hampir sama dalam hal performa gambar, akurasi warna, dan fitur gaming. Keputusan pembeli benar-benar kembali ke preferensi ruang tonton dan format HDR yang didukung.
LG C6 vs Samsung S90H: Spesifikasi Kunci
- Ukuran Layar: LG C6 tersedia dalam 42, 48, 55, dan 65 inci. Varian 77 dan 83 inci masuk kategori model berbeda (C6H) dengan panel RGB Tandem OLED yang lebih terang. Samsung S90H hadir dalam 42, 48, 55, 65, 77, dan 83 inci.
- Port: Keduanya dibekali 4x HDMI 2.1, mendukung gaming 4K 120Hz dan hingga 165Hz via PC.
- Refresh Rate: 165Hz untuk kedua model.
- Dukungan HDR: LG C6 mendukung Dolby Vision, HDR10, HLG. Samsung S90H mendukung HDR10, HDR10+, HDR10+ Advanced, HLG — tanpa Dolby Vision.
- Smart TV: webOS 26 (LG) vs Tizen OS (Samsung).
- Prosesor: a11 AI Processor 4K Gen3 vs NQ4 AI Gen3.
Performa: Hampir Identik, Tapi Ada Selisih Tipis
Dalam pengujian laboratorium menggunakan mode Filmmaker, LG C6 mencatat kecerahan SDR 355 nit dan HDR 1.355 nit. Samsung S90H sedikit lebih redup di SDR (226 nit) namun lebih terang di HDR (1.497 nit). Namun dalam pemakaian sehari-hari, perbedaan ini hampir tidak terlihat oleh mata telanjang.
Akurasi warna juga sangat berimbang. LG C6 memiliki Delta-E 1,5, sementara Samsung S90H 1,6 — angka yang sangat baik untuk kondisi out-of-the-box tanpa kalibrasi profesional. Cakupan gamut UHDA-P3 milik Samsung sedikit lebih lebar (109,61% vs 99,77%), tapi lagi-lagi perbedaannya terlalu tipis untuk diperhatikan dalam tontonan biasa.
Input latency kedua TV juga sama-sama impresif: 9,1 ms (LG) dan 9,3 ms (Samsung), menjadikannya pilihan ideal untuk gamer konsol dan PC.
Lapisan Layar: Glossy vs Matte, Mana yang Lebih Baik?
Inilah pembeda utama. LG C6 mempertahankan panel glossy khas OLED yang menghasilkan hitam pekat sempurna di ruang gelap. Namun, di ruang terang dengan banyak jendela atau lampu, pantulan bisa mengganggu.
Samsung S90H menjadi TV OLED mid-range pertama Samsung yang menggunakan lapisan Glare Free matte. Teknologi ini sangat efektif menghilangkan pantulan langsung — cahaya dari jendela atau lampu tidak lagi tampak sebagai titik silau, melainkan menyebar ke seluruh layar. Konsekuensinya, level hitam di area gelap bisa terlihat keunguan atau keabu-abuan di ruang terang.
Pengujian menunjukkan bahwa di ruang gelap, kedua TV tampil sama baiknya. Pilihan kembali ke kebiasaan menonton Anda: jika sering menonton di siang hari dengan banyak cahaya sekitar, S90H lebih nyaman. Jika Anda pencinta home theater yang menonton di ruang gelap, C6 adalah pemenangnya.
Dolby Vision vs HDR10+: Satu Kelemahan Samsung
LG C6 mendukung Dolby Vision, format HDR dinamis berbasis metadata yang diadopsi luas oleh studio film dan layanan streaming seperti Netflix dan Disney+. Samsung S90H tidak mendukung Dolby Vision — seperti semua TV Samsung lainnya — dan sebagai gantinya menawarkan HDR10+ yang bebas royalti.
Secara konsep, HDR10+ bekerja mirip dengan Dolby Vision: menyesuaikan kecerahan dan warna per adegan. Namun, konten Dolby Vision jauh lebih melimpah. Anda tetap bisa menonton film Dolby Vision di S90H, tapi TV tidak akan mengoptimalkan gambarnya sesuai maksud kreator. Bagi penggemar film yang ingin pengalaman sinematik maksimal, ini bisa menjadi faktor penentu.
Fitur Gaming dan Smart Platform
Kedua TV mendukung VRR, ALLM, dan AMD FreeSync Premium untuk gaming mulus tanpa tearing. Semua port HDMI 2.1 aktif di kedua model, jadi gamer PS5, Xbox Series X, atau PC tidak perlu khawatir soal bandwidth.
Dari sisi antarmuka, webOS 26 milik LG masih sedikit lebih lambat dan penuh iklan dibanding Tizen milik Samsung yang tahun ini mendapat menu akses cepat di bagian atas layar. Namun, keduanya sama-sama fungsional untuk streaming harian tanpa perlu perangkat tambahan.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Di Amerika Serikat, LG C6 ukuran 65 inci dibanderol USD 1.799 (sekitar Rp 29,7 juta) dan Samsung S90H ukuran sama di USD 1.999 (sekitar Rp 33 juta). Harga di Indonesia kemungkinan akan berbeda tergantung distributor dan pajak impor, tapi selisihnya diprediksi tidak akan terlalu jauh.
Untuk ukuran 77 dan 83 inci, LG C6 menggunakan panel berbeda (C6H) yang belum diuji performanya, namun LG mengklaim panel RGB Tandem OLED pada varian tersebut mampu menghasilkan kecerahan dan volume warna lebih tinggi.
Kesimpulan: Pilih Sesuai Kebutuhan Ruangan
LG C6 adalah pilihan paling aman untuk sebagian besar pembeli berkat dukungan Dolby Vision dan layar glossy yang menjaga kualitas hitam legendaris OLED. Namun, jika ruang tamu Anda memiliki banyak jendela atau lampu sorot yang menimbulkan pantulan mengganggu, Samsung S90H dengan lapisan matte anti-silau adalah solusi yang lebih nyaman untuk menonton di siang hari.
Keduanya adalah TV OLED mid-range terbaik di kelasnya tahun ini. Tidak ada pilihan yang salah — hanya pilihan yang sesuai dengan kondisi ruang tonton Anda.