SEMARANG — Tim Sepak Bola Banteng Jawa Tengah resmi memberangkatkan 25 pemain untuk mengikuti Kejuaraan Sepak Bola Soekarno Cup 2026 yang akan digelar di Jawa Timur. Tim asuhan pelatih Srinanda Yudi Himawan itu menargetkan melampaui pencapaian musim lalu yang kandas di babak semifinal.
Pelepasan skuad dilakukan di Balai Besar Peningkatan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jateng, Semarang, Minggu (9/8/2026). Laga perdana akan dijalani tim berjuluk Laskar Banteng melawan wakil DKI Jakarta pada Selasa (11/8/2026) di Stadion Joko Samudro, Gresik.
Manajer tim yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bidang Pemuda dan Olahraga itu mengakui anak asuhnya memikul beban berat. Mereka tidak hanya membawa nama provinsi, tetapi juga harum nama partai di ajang yang mempertemukan wakil DPD PDI Perjuangan se-Indonesia tersebut.
"Paling tidak kita harus melebihi pencapaian tahun lalu. Besar harapan kita, bisa tampil hingga final," kata Masan saat pelepasan.
Pada edisi sebelumnya di Bali, Banteng Jateng harus mengakui keunggulan Jawa Timur di semifinal. Kegagalan itu menjadi modal evaluasi untuk tampil lebih maksimal tahun ini.
Jateng tergabung di Grup D dan akan menjalani seluruh laga penyisihan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Selain DKI Jakarta, lawan lain di grup ini adalah Papua dan Jambi.
Asisten Manajer Bagus Suryokusumo menilai persaingan tahun ini lebih ketat dibanding edisi sebelumnya. Ia menyebut lawan-lawan yang dihadapi telah melakukan persiapan lebih baik dan matang.
"Saya lihat semangat anak-anak cukup luar biasa. Mereka juga terus memperlihatkan tren positif, dalam beberapa uji coba maupun internal game," ujar anggota DPRD Jateng dari Komisi E itu.
Skuad Banteng Jateng telah menjalani pemusatan latihan selama dua setengah bulan di Salatiga. Pelatih Srinanda Yudi Himawan, yang akrab disapa Mas Nanda, sebelumnya sukses membawa Hati Beriman FC U17 meraih beberapa gelar juara tingkat provinsi.
Bagus menyebut persiapan tim harus berbagi konsentrasi dengan bergulirnya Kompetisi Piala Soeratin Jateng U17 2026. Meski begitu, ia percaya sang pelatih mampu membawa anak asuhnya berprestasi di ajang tahunan ini.
Dari 25 pemain yang dibawa, 22 di antaranya merupakan pemain kelahiran 2009. Tiga pemain senior dari kuota lima yang tersedia juga masuk dalam skuad, yakni Moreno, Prasetyo, dan Dani.