Warga Denasri Kulon Batang Bentangkan Bendera 250 Meter dan Siapkan Lengko Sepanjang Jalan untuk HUT RI ke-81

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39:31 WIB
Warga Desa Denasri Kulon, Batang, membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 250 meter menyambut HUT ke-81 RI.

BATANG — Kemeriahan Agustus di Desa Denasri Kulon tidak melulu soal upacara formal. Warga RT 04 RW 02 memilih cara berbeda: membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 250 meter yang membelah kampung, lengkap dengan hiasan lampu yang mempercantik suasana malam.

Ketua RT 04 RW 02, Abdul Ghofur, mengungkapkan bahwa bendera raksasa tersebut sebenarnya bukan barang baru. Warga sengaja mempertahankan dan memasang kembali bendera dari tahun sebelumnya karena kondisinya dinilai masih layak dan bagus.

"Masih yang tahun kemarin, soalnya kita pertahankan masih bagus. Kita pasang lagi," kata Abdul Ghofur, Minggu (9/8/2026).

Kreasi Baru: Lengko Sepanjang 250 Meter

Keputusan mempertahankan bendera lama tidak lantas membuat warga berhenti berinovasi. Justru, mereka memperkuat rangka penyangga dan menambah dekorasi lampu agar suasana kampung semakin semarak.

Untuk memastikan bendera tetap kokoh, tiang penyangga dipasang setiap jarak sekitar tujuh meter. Sementara itu, lampu hias dipasang pada setiap rangka dengan jarak sekitar 10 meter, memberikan efek visual yang menarik saat malam hari.

Kreativitas ini kemudian berkembang ke arah yang lebih menarik. Warga berdiskusi dan sepakat menghadirkan makanan tradisional sebagai bagian dari perayaan. Lengko, jajanan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, akhirnya dipilih untuk disajikan dengan cara yang tidak biasa.

Menjaga Kebersamaan Lewat Tradisi

Bagi warga Denasri Kulon, kemeriahan Agustus bukan sekadar tentang membuat dekorasi berukuran besar. Ada semangat kebersamaan yang ingin terus dipelihara melalui kegiatan sederhana di lingkungan mereka.

Penyajian lengko sepanjang 250 meter itu direncanakan berlangsung pada 28 Agustus 2026. Momen ini diharapkan menjadi ajang berkumpul seluruh warga, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar tetangga.

Perayaan dengan skala besar ini menjadi bukti bahwa nasionalisme bisa diekspresikan dalam berbagai bentuk. Dari kreativitas warga dan kebiasaan berkumpul, semangat cinta tanah air tumbuh dengan cara yang otentik dan penuh makna.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top