JAWA TENGAH — Tekanan finansial yang membelit sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) kini tengah menjadi pekerjaan rumah serius bagi Danantara. Selain KAI dan WIKA, masih ada sederet perusahaan pelat merah lain yang tengah dalam proses penyehatan, mulai dari PT Pos Indonesia hingga anak usaha di sektor properti.
Dony Oskaria mengakui bahwa persoalan yang dihadapi saat ini bukanlah hal baru. Masalah-masalah tersebut sudah mengakar sebelum Danantara terbentuk, dan penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara instan karena melibatkan banyak sektor dan sumber daya yang terbatas.
"Kami yang sekarang ini sebenarnya sedang menyelesaikan