JAWA TENGAH — Pernyataan Domenicali muncul di tengah musim di mana pembalap seperti Max Verstappen dan Oscar Piastri gencar mengkritik aturan baru yang mulai diuji coba di Miami, Mei lalu. Verstappen secara khusus mengecam skema overtaking yang dipicu oleh perbedaan deploment daya dari unit elektrifikasi, dan menyebutnya jauh dari seni balap tradisional. Dalam konferensi pers, Rabu (24/7), Domenicali justru membela arah yang diambil F1.
“Kenyataannya justru sebaliknya. Tidak ada yang peduli bagaimana Anda mengemudikan mobil. Orang-orang hanya tertarik apakah Anda menyalip atau tidak,” ujar Domenicali. Ia mencontohkan momen spektakuler Verstappen yang melewati Liam Lawson dan Lewis Hamilton di Tikungan 1 Grand Prix Hungaria sebagai tontonan yang diinginkan penggemar.
Menurut Domenicali, data seperti sudut bukaan throttle atau tekanan pedal rem hanya relevan untuk segmen kecil penggemar. “Untuk sebagian besar orang, percayalah—mereka hanya ingin melihat apa yang terjadi di trek,” tegasnya. Ia membandingkannya dengan era DRS (Drag Reduction System) di mana penonton awam tidak peduli bagaimana sistem itu bekerja, asalkan ada aksi salip-menyalip.
Menariknya, Domenicali mengaku mendapat pencerahan dari sutradara legendaris Star Wars, George Lucas, saat bertemu di Budapest akhir pekan lalu. “Dia memberi saya pandangan luar biasa tentang bagaimana penggemar baru menonton F1. Mereka tidak memahami apa yang terjadi di belakang layar. Mereka terpesona oleh aksi,” kata Domenicali mengutip percakapan dengan Lucas.
Masukan dari Lucas ini, menurut Domenicali, menjadi sinyal untuk menyederhanakan penyajian siaran. Grafik informasi baterai di layar TV yang selama ini diminta oleh penggemar teknis dinilai tidak akan dipahami oleh pendatang baru yang mayoritas datang lewat serial Netflix Drive to Survive.
Menanggapi kritik pedas Verstappen yang bahkan sempat disebut-sebut akan hengkang dari F1, Domenicali bersikap diplomatis. “Kami tidak di sini untuk membungkam mulut siapa pun. Keindahan olahraga ini adalah setiap orang bisa punya opini,” katanya. Namun ia menegaskan bahwa dirinya memiliki tugas untuk merangkum apa yang terbaik bagi olahraga ini secara keseluruhan.
“Para pembalap perlu memahami bahwa ada satu jalur yang harus kita tempuh bersama, dan penggemar adalah prioritas di atas segalanya—bahkan di atas saya,” tambahnya. Domenicali juga meredam isu kepergian Verstappen dengan menyebut hubungannya dengan sang juara dunia sangat baik, dan yakin pembalap Red Bull itu akan tetap bertahan. “Olahraga ini jauh lebih besar dari siapa pun,” pungkasnya.