JAWA TENGAH — Donny Saputra, Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menekankan bahwa konsumen memiliki hak penuh untuk melakukan inspeksi akhir saat serah terima. “Pelanggan memiliki hak penuh untuk melakukan pengecekan final saat serah terima guna memastikan unit yang diterima benar-benar memenuhi standar dan siap beroperasi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip detikOto.
Kepuasan jangka panjang dimulai dari pemilihan produk yang tepat. Jangan hanya fokus pada tampilan luar. Buat perbandingan beberapa mobil, catat harga jual sebelum diskon, dan pastikan kelengkapan fitur sesuai aktivitas harian Anda.
Manfaatkan fasilitas test drive di area pameran. Di sinilah Anda bisa merasakan langsung kualitas berkendara dan mencoba fitur-fitur seperti sistem infotainment atau bantuan pengemudi tanpa terganggu. Setelah itu, kumpulkan penawaran dari setiap wiraniaga, termasuk detail biaya tanda jadi, uang muka, asuransi, dan estimasi waktu tunggu pengiriman unit.
Donny juga menyarankan untuk mengecek garansi kendaraan, reputasi merek, serta sebaran jaringan bengkel resmi. “Ini sangat membantu untuk melakukan seleksi hingga menentukan pilihan,” tambahnya.
Saat mobil tiba, jangan langsung menerima kunci. Upayakan serah terima dilakukan di siang hari atau di area dengan pencahayaan yang baik. Langkah ini penting agar detail eksterior seperti presisi celah panel bodi dan kualitas cat dapat terlihat jelas tanpa bias bayangan.
Periksa seluruh sisi bodi untuk memastikan tidak ada goresan halus atau tonjolan cat yang tidak normal. Di kabin, lepaskan semua plastik pelindung dan cek kebersihan material jok. Pastikan kelengkapan standar seperti ban cadangan, dongkrak, toolkit, buku manual, dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ada di tempatnya.
Nyalakan mesin dan periksa seluruh instrumen elektronik. Pastikan lampu utama, lampu sein, sistem audio, serta pendingin udara (AC) bekerja optimal. Manfaatkan momen ini untuk meminta wiraniaga mendemonstrasikan cara pengoperasian fitur-fitur baru yang mungkin belum Anda kuasai.
Perhatikan angka odometer. Mobil baru umumnya tidak menunjukkan angka nol karena proses uji jalan dari pabrik atau pemindahan unit, namun tetap ada batas toleransi yang wajar. Dengarkan suara mesin; pastikan rotasinya halus tanpa bunyi bising atau getaran tidak wajar.
Tahap terakhir dan paling penting adalah mencocokkan data pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan nomor rangka serta nomor mesin fisik yang tertera di mobil. Pastikan identitas pemilik di STNK sudah sesuai dengan data KTP Anda. Kesalahan administrasi di tahap ini bisa menghambat proses servis dan pengurusan surat di kemudian hari.