KAJEN — Gelaran lari yang digagas UMPP dalam rangka Milad ke-7 kampus itu menarik animo masyarakat di luar dugaan. Panitia mulanya menargetkan 400 peserta, namun pendaftar membeludak hingga 1.013 orang. Akibatnya, pendaftaran resmi ditutup lima hari sebelum hari-H, dan masih banyak calon peserta yang tidak tertampung.
Panitia mengaku kewalahan mengakomodasi tingginya minat masyarakat. Selain perlengkapan seperti kaos dan nomor dada, kapasitas jalur lari juga menjadi batasan. "Masih banyak yang ingin mendaftar setelah pendaftaran ditutup, tetapi sudah tidak bisa kami terima karena keterbatasan sarana dan prasarana," ujar Rektor UMPP Dr. Nur Izzah.
Antusiasme ini mencerminkan tren olahraga lari yang kian populer di kalangan warga Pekalongan, terutama anak muda. Sebelumnya, kampus lebih sering menggelar jalan sehat sebagai kegiatan massal. "Sekarang Fun Run memang sedang banyak digandrungi anak-anak muda," kata Nur Izzah.
UMPP Fun Run digelar sebagai salah satu rangkaian peringatan Milad ke-7 UMPP dengan tema "7 Tahun Berdampak dan Berkemajuan". Ajang ini menyediakan dua kategori lomba. Kategori pertama sejauh 2 kilometer khusus untuk siswa SD. Kategori kedua sejauh 5 kilometer terbuka bagi peserta mulai jenjang SMP hingga masyarakat umum.
Ratusan pelari dari berbagai kalangan tampak memadati garis start di kawasan kampus UMPP pada Sabtu pagi. Suasana semarak diwarnai peserta yang mengenakan atribut lari, termasuk sejumlah komunitas pelari lokal.
Gelaran ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang mendorong gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Panitia belum merinci rencana edisi berikutnya, namun animo yang melampaui target menjadi sinyal kuat bahwa potensi event olahraga massal di Kajen cukup besar.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan pun diharapkan bisa mendukung kegiatan serupa di masa mendatang. Dengan infrastruktur yang memadai, bukan tidak mungkin Fun Run serupa mampu menarik peserta dari luar daerah.