Pelatih PSIS Semarang Puji Progres Pemain Usai Pemusatan Latihan: Agresivitas dan Komunikasi Meningkat

Penulis: Deni Kurniawan  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:27:01 WIB

SEMARANG — Pemusatan latihan PSIS Semarang yang digelar akhir pekan lalu menghasilkan catatan positif. Pelatih kepala, WCP, menilai para pemain menunjukkan progres signifikan dalam beberapa aspek permainan. Agresivitas saat membangun serangan maupun bertahan dinilai meningkat drastis.

“Ada peningkatan performa para pemain, terutama dalam hal agresivitas, komunikasi, dan ketajaman di lini depan,” ungkapnya usai latihan, Sabtu (25/7/2026).

Komunikasi Aktif Jadi Kunci Permainan Modern

WCP menyoroti intensitas komunikasi antar-pemain yang jauh lebih baik dibanding latihan sebelumnya. Jika biasanya banyak pemain cenderung diam, kali ini seluruh pemain aktif saling mengingatkan di lapangan.

“Komunikasi yang intens sangat krusial dalam sepak bola modern, karena tidak hanya memperkuat organisasi permainan, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan diri setiap pemain,” terangnya.

Intensitas Tinggi, Fisik Tetap Stabil

Meski porsi latihan digeber dengan intensitas tinggi, kondisi fisik pemain justru terus membaik. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kompak jajaran tim pelatih yang menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Manajemen klub turut hadir memantau langsung jalannya latihan. Kehadiran mereka dinilai membangun atmosfer tim yang lebih positif dan mendorong semangat pemain.

Agresivitas dan Gol Berlimpah di Laga Internal

Dalam laga internal yang digelar sebagai bagian dari pemusatan latihan, banyak gol tercipta dari kedua tim. WCP mengapresiasi para penyerang yang sukses membuka ruang, menciptakan peluang, hingga mencetak gol meski formasi sudah ditentukan.

“Ini yang nilai plus dari kami. Nah, atmosfer begini harus kami jaga,” ujar WCP.

Ke depan, ia meminta pemain terus menjaga kondisi fisik yang sudah mulai bagus. Selain itu, setiap skema taktik—termasuk latihan bola mati—harus diingat melalui pengulangan di sesi-sesi berikutnya.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: jateng.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top