SEMARANG — Pemusatan latihan PSIS Semarang yang digelar akhir pekan lalu menghasilkan catatan positif. Pelatih kepala, WCP, menilai para pemain menunjukkan progres signifikan dalam beberapa aspek permainan. Agresivitas saat membangun serangan maupun bertahan dinilai meningkat drastis.
“Ada peningkatan performa para pemain, terutama dalam hal agresivitas, komunikasi, dan ketajaman di lini depan,” ungkapnya usai latihan, Sabtu (25/7/2026).
WCP menyoroti intensitas komunikasi antar-pemain yang jauh lebih baik dibanding latihan sebelumnya. Jika biasanya banyak pemain cenderung diam, kali ini seluruh pemain aktif saling mengingatkan di lapangan.
“Komunikasi yang intens sangat krusial dalam sepak bola modern, karena tidak hanya memperkuat organisasi permainan, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan diri setiap pemain,” terangnya.
Meski porsi latihan digeber dengan intensitas tinggi, kondisi fisik pemain justru terus membaik. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kompak jajaran tim pelatih yang menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Manajemen klub turut hadir memantau langsung jalannya latihan. Kehadiran mereka dinilai membangun atmosfer tim yang lebih positif dan mendorong semangat pemain.
Dalam laga internal yang digelar sebagai bagian dari pemusatan latihan, banyak gol tercipta dari kedua tim. WCP mengapresiasi para penyerang yang sukses membuka ruang, menciptakan peluang, hingga mencetak gol meski formasi sudah ditentukan.
“Ini yang nilai plus dari kami. Nah, atmosfer begini harus kami jaga,” ujar WCP.
Ke depan, ia meminta pemain terus menjaga kondisi fisik yang sudah mulai bagus. Selain itu, setiap skema taktik—termasuk latihan bola mati—harus diingat melalui pengulangan di sesi-sesi berikutnya.