JAWA TENGAH — Xiaomi kembali memperbarui daftar perangkat yang sudah tidak lagi menerima pembaruan sistem operasi dan patch keamanan. Sepuluh model ponsel dari berbagai lini resmi masuk kategori End of Life (EoL), artinya pabrikan asal China itu tidak akan merilis pembaruan software apa pun—termasuk Android versi baru dan tambalan keamanan—untuk perangkat-perangkat ini.
Berdasarkan daftar terbaru yang dirilis Xiaomi, berikut model-model yang masuk fase EoL:
Beberapa model dalam daftar ini, seperti Redmi Note 10S dan Mi 11 Lite, sempat menjadi pilihan populer di pasar Indonesia karena menawarkan spesifikasi kompetitif di kelasnya.
Tanpa pembaruan software, ponsel yang masuk daftar EoL tidak akan menerima patch untuk celah keamanan yang baru ditemukan. Ini membuat perangkat lebih rentan terhadap malware, eksploitasi data, dan serangan siber lainnya. Selain itu, aplikasi populer seperti WhatsApp, Gojek, atau mobile banking perlahan-lahan bisa berhenti berfungsi karena menuntut versi Android yang lebih baru.
Pengguna juga tidak akan mendapatkan fitur-fitur terbaru dari HyperOS—antarmuka anyar Xiaomi yang menggantikan MIUI. Bagi yang masih memakai perangkat ini, risiko terbesar ada pada transaksi digital dan penyimpanan data pribadi.
Yang menarik, beberapa varian regional dari model tertentu kehilangan dukungan hanya dalam hitungan tahun sejak dirilis. Misalnya, Redmi Note 10S yang diluncurkan pada 2021 sudah masuk EoL di 2025—masa dukungan sekitar empat tahun. Kebijakan ini tidak seragam; durasi dukungan software Xiaomi kerap berbeda antar wilayah dan varian perangkat. Pengguna di Indonesia perlu mengecek nomor model spesifik ponselnya untuk memastikan status dukungan.
Xiaomi merekomendasikan pengguna yang perangkatnya masuk daftar EoL untuk segera melakukan upgrade ke model yang lebih baru. Langkah ini penting untuk memastikan data pribadi tetap aman dan pengalaman menggunakan aplikasi tetap optimal. Sebagai alternatif, pengguna bisa mempertimbangkan custom ROM berbasis Android—meski risikonya tinggi dan tidak disarankan untuk pengguna awam karena bisa membatalkan garansi serta menimbulkan masalah stabilitas.
Bagi yang ingin ganti HP, lini Redmi Note 13 series atau POCO X6 series bisa menjadi opsi dengan dukungan software yang lebih panjang. Pastikan mengecek jadwal pembaruan resmi Xiaomi sebelum memutuskan membeli.