Update Harga HP Xiaomi, Redmi, dan Poco per 3 Juli 2026: Termurah Rp 1,7 Juta, Termahal Rp 19,9 Juta

Penulis: Budi Santoso  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 17:42:01 WIB
Ponsel Xiaomi, Redmi, dan Poco terbaru tersedia dengan harga mulai Rp 1,7 juta hingga Rp 19,9 juta per 3 Juli 2026.

JAWA TENGAH — KompasTekno merangkum harga resmi ponsel Xiaomi, Redmi, dan Poco di Indonesia per 3 Juli 2026. Data bersumber dari situs resmi Xiaomi Indonesia (mi.co.id). Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan penjual dan promo yang berlangsung.

Pilihan Entry-Level: Poco C71 dan Redmi A7 Pro

Bagi pengguna dengan bujet terbatas, Poco C71 menjadi pintu masuk termurah di lini Poco. Harganya mulai Rp 1,7 juta. Redmi A7 Pro menyusul di kisaran Rp 1,8 jutaan. Kedua model ini masih menjadi andalan kelas entry-level di pertengahan 2026.

Segmen Menengah hingga Flagship

Redmi dan Poco juga menyediakan opsi di kelas menengah dengan spesifikasi lebih tinggi. Sayangnya, daftar harga lengkap untuk varian menengah dan atas tidak dirincikan dalam pengumuman kali ini.

Di puncak segmen, Xiaomi 17 Ultra dibanderol Rp 19,9 juta. Ponsel ini menyasar pengguna yang menginginkan performa maksimal dan fitur premium.

Cara Cek Harga Terbaru

Konsumen bisa memantau harga dan ketersediaan unit terkini langsung ke situs resmi Xiaomi Indonesia (mi.co.id). Alternatif lain, kunjungi toko resmi Xiaomi di marketplace favorit. Harga dapat berubah mengikuti program promo atau diskon musiman.

Untuk informasi teknologi dan gadget terbaru setiap hari, bergabunglah di Kanal WhatsApp KompasTekno melalui link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal di ponsel Anda.

Kompas.com berkomitmen menyajikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih serta nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung Kompas.com Plus sekarang.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: tekno.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top