JAWA TENGAH — Apple TV resmi merilis dokumenter pendakian gunung "The Last First: Winter K2" untuk seluruh pelanggannya, dengan skor sempurna 100% di Rotten Tomatoes. Film garapan sutradara Amir Bar-Lev ini mengangkat ekspedisi musim dingin ke puncak K2 pada 2021 dan telah tayang perdana di sejumlah bioskop pilihan sebelum masuk ke platform streaming.
Dokumenter "The Last First: Winter K2" mengikuti ekspedisi tahun 2021 yang dipimpin pendaki Islandia, John Snorri Sigurjónsson, bersama tim ayah-anak asal Pakistan, Ali dan Sajid Sadpara. Ketiganya berambisi menjadi orang pertama yang mencapai puncak K2 pada musim dingin, periode ketika kondisi gunung berada di titik paling ganas.
Apple TV menyebut film ini sebagai potret tanpa kompromi terhadap industri pendakian gunung ekstrem dan budaya yang tengah berubah. Di tengah perjalanan, para pendaki bertemu dengan sejumlah pihak yang menambah lapisan konflik cerita.
Siapa Saja yang Terlibat dalam Ekspedisi
Tim utama bukan satu-satunya penghuni jalur pendakian. Menurut deskripsi resmi Apple TV, John Snorri dan keluarga Sadpara harus berbagi medan berbahaya dengan pendaki influencer beserta kru film mereka, klien ekspedisi komersial, serta tim Nepal yang tak lagi puas hanya membantu pendaki Barat meraih kejayaan.
Pertemuan itu mengubah dinamika ekspedisi. Film ini menyoroti strategi, tekad, perbedaan kelas dan kasta, hingga persoalan uang dan kekuasaan yang berlangsung di bawah ancaman hidup dan mati.
Sutradara dan Jejak Kariernya
Amir Bar-Lev duduk di kursi sutradara. Ia sebelumnya menggarap "The Tillman Story" dan "Long Strange Trip – The Untold Story of The Grateful Dead". Bar-Lev dikenal lewat pendekatan dokumenter yang menggali sisi manusiawi dari subjek yang kompleks.
Fokus film ini adalah Gunung Godwin-Austen, nama resmi K2 yang selama ini lebih dikenal dengan sebutan puncak K2. Gunung ini terkenal karena cuaca ekstrem dan tingkat kematian pendaki yang tinggi, terutama pada musim dingin.
Respons Kritikus dan Penayangan Bioskop
Sebelum masuk ke layanan streaming, "The Last First: Winter K2" lebih dulu tayang di sejumlah bioskop pilihan. Apple TV juga sempat merilis trailer resmi beberapa pekan sebelum peluncuran dan merayakan capaian skor 100% di Tomatometer Rotten Tomatoes.
Skor sempurna itu menjadikan dokumenter ini salah satu judul dengan penilaian kritikus tertinggi di katalog Apple TV. Ulasan menyebutnya sebagai kisah yang kompleks, mencekam, dan menyentuh.
Harga dan Katalog Apple TV
Apple TV dijual dengan harga 14,99 dolar AS per bulan, atau bisa didapat melalui paket bundel Apple One. Layanan ini menawarkan sejumlah judul populer seperti "Ted Lasso", "Severance", "The Studio", "The Morning Show", "Shrinking", dan "Silo".
Bagi pengguna di Indonesia, Apple TV dapat diakses lewat aplikasi di perangkat Apple maupun sejumlah smart TV dan perangkat streaming pihak ketiga. Harga langganan di pasar lokal menyesuaikan kebijakan regional Apple dan biasanya lebih rendah dari tarif Amerika Serikat.
Posisi di Pasar Streaming Dokumenter
Dokumenter pendakian gunung menjadi salah satu genre yang stabil menarik penonton global, terutama setelah kesuksesan "Free Solo" dan "14 Peaks". Apple TV sendiri aktif menambah konten non-fiksi untuk memperkuat daya saingnya melawan Netflix, Disney+, dan Prime Video.
Kehadiran "The Last First: Winter K2" menambah deretan judul dokumenter original Apple yang menyasar penonton dewasa dengan minat pada olahraga ekstrem dan cerita manusia. Bagi pelaku industri konten digital, langkah ini menegaskan strategi platform streaming dalam memburu konten niche berkualitas tinggi untuk menahan churn pelanggan.