Pencarian

Indonesia Bidik 4 Gol ke Gawang Bangladesh, Terakhir Terjadi 51 Tahun Lalu

Kamis, 01 Oktober 2026 • 18:06:01 WIB
Indonesia Bidik 4 Gol ke Gawang Bangladesh, Terakhir Terjadi 51 Tahun Lalu
Timnas Indonesia menjalani laga pemungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

JAWA TENGAH — Timnas Indonesia butuh kemenangan dengan selisih gol besar saat menghadapi Bangladesh di laga pemungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ambisi itu mengacu pada catatan sejarah: Indonesia baru sekali mencetak empat gol ke gawang Bangladesh, tepatnya 51 tahun silam.

Laga Kamis (1/10) malam WIB menjadi penentu kelolosan Tim Garuda ke final. Indonesia saat ini bersaing ketat dengan Malaysia di puncak klasemen Grup A.

Malaysia memimpin dengan tiga poin dan selisih gol +3. Indonesia menempel di posisi kedua dengan tiga poin dan selisih gol +2. Artinya, kemenangan biasa belum cukup jika Malaysia juga menang di laga lain.

Selisih Gol Jadi Kunci, Indonesia Wajib Menang Besar

Kevin Diks dan kawan-kawan dituntut menang dengan margin minimal dua gol lebih baik dari Malaysia untuk mengunci tiket final. Situasi ini membuat laga melawan Bangladesh bukan sekadar soal tiga poin, melainkan soal produktivitas gol.

Stadion Utama Gelora Bung Karno diprediksi kembali dipadati suporter. Dukungan penuh dari tribun bisa menjadi faktor tambahan bagi skuad asuhan pelatih untuk tampil agresif sejak menit awal.

Satu-satunya Empat Gol Terjadi di Merdeka Tournament 1975

Dari tujuh pertemuan dengan Bangladesh, Indonesia tercatat hanya sekali menang dengan mencetak empat gol. Momen itu terjadi di Merdeka Tournament pada 29 Juli 1975, atau 51 tahun silam.

Saat itu Indonesia menang 4-0 berkat gol Djunaidi Abdillah, Andi Lala, Anjas Asmara, dan Waskito. Skor tersebut menjadi kemenangan terbesar Indonesia atas Bangladesh sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.

Enam Pertemuan Setelahnya, Margin Maksimal Dua Gol

Setelah pertemuan pertama pada 1975, Indonesia enam kali bersua Bangladesh. Hasilnya, kemenangan terbesar Indonesia hanya dengan margin dua gol.

  • Indonesia menang 2-0 atas Bangladesh
  • Indonesia menang 2-1 atas Bangladesh
  • Pada 2008, Indonesia menang 2-0 di Grand Royal Challenge Cup
  • Pertemuan terakhir 1 Juni 2022 berakhir imbang 0-0 dalam laga uji coba

Catatan ini menunjukkan Bangladesh bukan lawan yang mudah dibantai. Meski secara peringkat FIFA Indonesia jauh lebih tinggi, Bangladesh kerap tampil disiplin dan merepotkan.

Uji Coba 2022 Jadi Peringatan

Hasil imbang 0-0 pada 1 Juni 2022 menjadi pengingat bahwa Bangladesh bisa menahan gempuran Indonesia. Laga itu digelar sebagai uji coba menjelang ajang resmi, dan Indonesia gagal mencetak gol meski mendominasi penguasaan bola.

Jika merujuk pada pertemuan terakhir tersebut, Indonesia perlu mencari celah lebih kreatif untuk membongkar pertahanan rapat Bangladesh. Set piece dan serangan dari sisi sayap bisa menjadi opsi utama.

Laga pemungkas Grup A ini akan menentukan apakah Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 atau harus puas mengakhiri perjalanan di fase grup.

Follow www.pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks