SEMARANG — Suhu udara Kota Semarang bergerak dari 25 hingga 35 derajat Celsius sepanjang hari. Pada pagi pukul 07.00 WIB, langit berawan dengan suhu 28 derajat, lalu awan menebal dan suhu naik tajam ke 34 derajat pada pukul 10.00 WIB.
Puncak panas terjadi pukul 13.00 WIB. Meski langit tertutup awan, hawa terasa menyengat karena kelembapan udara mendorong sensasi panas (feels like) ke 38–39 derajat Celsius.
Perubahan cuaca berlangsung cepat setelah puncak panas. BMKG memprakirakan hujan ringan lokal turun pukul 14.00 WIB pada suhu 33 derajat, lalu mereda menjadi cerah berawan pukul 16.00 WIB dengan suhu 32 derajat.
Malam hari, langit kembali berawan pada pukul 19.00 WIB (28 derajat) dan berubah menjadi berawan tipis pukul 22.00 WIB (27 derajat).
BMKG menetapkan status waspada untuk potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang secara lokal. Tercatat 29 kabupaten/kota di Jawa Tengah berpotensi diguyur hujan.
Perhatian khusus diarahkan ke wilayah dataran tinggi dan pegunungan tengah seperti Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, dan Boyolali yang berpeluang menerima curah hujan lebih tinggi.
Di dataran rendah yang belum tersentuh hujan, BMKG mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih perlu diwaspadai karena atmosfer relatif kering.
Pergerakan angin di ibu kota Jawa Tengah bertiup dominan dari arah Utara dengan kecepatan rata-rata 14 kilometer per jam atau sekitar 9 mph.
Warga yang berencana beraktivitas di luar ruang disarankan mengenakan pakaian yang mudah menyerap keringat dan memperbanyak asupan cairan. Jas hujan di bagasi motor atau payung lipat di tas tetap perlu disiapkan mengingat ada celah hujan ringan pada sore hari.